Amazon Bangun Data Center Baru di Jawa Barat

Amazon Bangun Data Center Baru di Indonesia!

Amazon merupakan pencetus perusahaan perdagangan online terbesar di dunia. Kantor pusat Amazon berada di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Pada awal dibangunnya perusahaan, amazon hanya menjual buku-buku, namun sekarang Amazon juga menjual DVD, CD, video dan download/streaming, MP3, software, video game, elektronik, pakaian, furnitur, makanan, mainan, dan perhiasan.

Perusahaan Amazon dianggap sebagai salah satu “Big Four” perusahaan teknologi raksasa, bersama dengan Google, Apple, dan Facebook. Perusahaan teknologi milik Jeff Bernos ini disebut sebagai salah satu penggerak ekonomi serta budaya paling bepengaruh di dunia.

Seeing the opportunity in West Java!

Amazon, perusahaan milik salah satu orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, membangun pusat data atau data center baru di Jawa Barat. Jeff Bezos berniat membangun Data Center sebagai dukungan terhadap bisnis barunya di ranah cloud computing. Cloud computing adalah sebuah proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet yang berfungsi agar dapat dijalankannya program yang telah terkoneksi satu sama lain pada saat bersamaan.

Jeff Bezos future plan adalah cloud computing yang tak hanya melayani wilayah Indonesia, tapi juga hingga seluruh kawasan ASEAN. Ke depannya diharapkan Jawa Barat akan menjadi backbone data center yang akan melayani perusahaan seluruh Asean.

Berinvestasi sebanyak $2,500 ,000,000!

Jeff Bezos berinvestasi sebanyak 2,5 M Dollar Amerika! Seperti yang tertulis di laman website Kumparan, Ridwan Kamil menjelaskan, Amazon akan membangun tiga data center yang ketiganya berlokasi di Jawa Barat. “Jeff Bezos telah menginvestasikan sekitar Rp 30 triliun sampai Rp 40 triliun untuk membangun data center,” tutur Ridwan Kamil. Investasi sebesar $2,5 M atau Rp 40 T tersebut akan digunakan untuk pembangunan berlanjut data center tersebut dan juga pengembangannya.

What Jeff Bezos next move?

For your information, Amazon Website Services (AWS) memiliki konsep wilayah; lokasi fisik di seluruh dunia. Setiap wilayah AWS terdiri dari beberapa Zona Ketersediaan (AZ). Setiap Available Zone memiliki daya, pendinginan, dan keamanan fisik independen, dan terhubung melalui jaringan latensi-sangat-rendah. Pada awalnya, Amazon Web Services memiliki enam region di Asia Pasifik, yaitu Singapura, Tokyo, Sydney, Hongkong, dan Seoul. Sedangkan secara global, AWS memiliki 22 region dan 69 zona ketersediaan. And yes, kedepannya Jakarta akan menjadi region baru Amazon Web Services.

Nantinya Zona Ketersediaan di Jakarta, lokasinya tidak akan bena-benar berada di Jakarta. Senior Technical Evangelist AWS ASEAN, Donnie Prakoso, mengungkapkan bahwa tiap zona ketersediaan akan dibangun dengan jarak tertentu. Strategi ini digunakan untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang mungkin ada. Sehingga bila terjadi bencana seperti banjir atau gempa bumi di satu zona, operasional zona ketersediaan lain tidak akan menggangu. Jadi, zona ketersediaan ini bertugas untuk saling membantu satu sama lain.

Takeaway your news! Dapatkan konten eksklusif langsung ke email kamu!

Tulis email kamu dibawah ini. Gratis, tanpa komitmen